
Real Madrid akhirnya telah resmi untuk berpisah dengan pelatih Xabi Alonso hanya beda beberapa hari setelah pertandingan
yang ada pada El Clasico pada final Supercopa de Espana. Kekalahan yang di datang dari Barcelona itu
menjadi sebuah titik akhir dalam kebersamaan madrid dengan Alonso dengan beberapa klub yang juga
pernah dia bela sebagai seorang pemain. Keputusan yang juga telah datang tersebut langsung saja
dalam mengguncang beberapa perhatian yang dari publik dalam persepak bolaan yang berada pada Spanyol.
Situasi itu jugalah yang nantinya telah menyeret dalam sebuah reaksi dari adanya beberapa kubu tentunya datang dari sang rival.
Manajer pelatih yang juga datang dari Barcelona, Hansi Flick.
Flick sendiri juga saat ini telah dalam memilih untuk bisa dan juga bersikap dengan cara berhati-hati, namun biarpun
begitu juga tetap dia terus menunjukkan dalam memberikan sebuah rasa simpati kepada kawan dan rekan yang
ada sejawatnya itu. Dia juga menegaskan bahwa dalam kepergian dari Alonso itu bukanlah hal
yang tentunya mudah kepada siapa pun yang ada pada dunia dalam kepelatihan sepakbola.
Hansi Flick juga sama sekali tidak bisa dalam menutupi rasa hormatnya untuk pelatih Xabi Alonso setelah dia
mendapatkan kabar dalam pemecatan tersebut juga saat ini telah mencuat. Dia juga mengakui dalam
memiliki hubungan yang personal yang juga bisa di katakan sangatlah baik dengan para pelatih yang juga berasal dari Basque itu.
Flick sendiri juga akan menolak dan tidak ingin terseret kedalam urusan secara internal dengan Real Madrid. Bagi dia,
keputusan yang telah di dapatkan dari klub rival bukanlah sesuatu yang harus perlu dia komentari lebih mendalam.
Flick juga tetap telah dalam menyampaikan pengakuannya itu atas dari kualitas dari Alonso yang juga saat ini telah menjadi seorang pelatih.
Dia juga menilai bahwa dalam mantan yang berasal dari arsitek yang ada pada Bayer Leverkusen itu juga
harus memiliki sebuah kapasitas yang sangatlah besar untuk bisa meniti sukses di level yang tertinggi.
Itu sebenarnya bukan urusan bagi saya , Ucap Flick kepada para wartawan, Saya sebenarnya bisa di katakan
memiliki sebuah hubungan yang bisa di katakan sangatlah baik dengan pelatih Xabi. Kami sendiri juga sempat
bertemu pada tim Leverkusen dan juga kami tetap berhubungan secara baik. Dia juga adalah seorang pelatih
yang bisa di katakan fantastis. Saya juga sangatlah berharap yang terbaik untuk dirinya dalam bisa dalam
mengambil proyek yang besar berikutnya. Semoga sukses untuk dirinya.
Meskipun telah bersimpati, Flick sendiri juga menegaskan bahwa dalam perpisahan semacam ini juga adalah suatu realita
yang tidak dapat terpisahkan dari dunia yang di persepakbolaan. Tekanan yang juga menghasilkan dan
beberapa tuntutan secara instan itu dapat dalam membuat suatu posisi dalam pelatihan juga akan selalu berada pada situasi yang sangatlah rentan.
Flick juga semapt dalam menyindir dari manajemen Madrid dengan cara dia mengucapkan kepercayaan dari suatu manajemen
dan juga bagi tim juga telah menjadi salah satu faktor paling utama dalam keberlangsungan dari seorang pelatih.
Tanpa adanya dukungan Tuna55 secara penuh, masa depan yang ada di dalam sebuah tim bisa saja berakhir kapan saja.
Kembali lagi dia mengucapkan, Tapi itu bukanlah urusan saya. Saya juga sama sekali tidak ingin dalam membicarakannya,
karena dari pekerjaan seorang pelatih ini bisa di katakan sangatlah rumit, kami sendiri juga memiliki banyak sekali tanggung jawab.