
Banyuwangi — Sebuah tragedi kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang menelan
korban jiwa seorang lansia berusia 62 tahun setelah tubuhnya terjepit di dalam bodi truk selama hampir dua jam sebelum
akhirnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan, Kamis (22/1/2026). Insiden ini mengguncang warga setempat dan kembali
mengingatkan pentingnya kehati-hatian di jalan raya yang sering dilintasi kendaraan berat maupun ringan.
Peristiwa naas berlangsung di Jalan Raya Kabat, salah satu ruas strategis yang menghubungkan wilayah Banyuwangi dengan
daerah lain, sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut laporan dari tim pencarian dan pertolongan setempat, kecelakaan melibatkan
sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan truk pengangkut pasir. Benturan keras terjadi ketika kedua kendaraan bersenggolan,
sehingga truk oleng dan menimpa kendaraan lain di dekatnya.
Korban, yang kemudian diidentifikasi sebagai Suhaili, warga asli Kecamatan Kota Banyuwangi, mengalami luka parah setelah
tubuhnya terlindas dan terjepit di dalam kabin truk yang ringsek akibat benturan. Posisi tubuhnya yang terkunci di antara
logam penyok menjadi kendala serius bagi tim penyelamat.
Mendapat laporan kejadian, Badan SAR Nasional (Basarnas) Banyuwangi segera menerjunkan tim Rescue ke lokasi kejadian.
Tim tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 14.42 WIB dan langsung menggelar proses evakuasi korban. Tantangan terbesar
yang dihadapi petugas adalah kondisi bodi truk yang rusak parah, membuat ruang di mana tubuh korban tertahan menjadi sempit
dan sulit dijangkau.
Petugas harus menggunakan alat berat pemotong besi untuk membuka bagian kendaraan yang menyekat tubuh korban. Proses ini
berlangsung dengan sangat hati-hati, karena risiko memperparah kondisi korban maupun menimbulkan bahaya tambahan terhadap
petugas. Selama lebih dari 100 menit, tim SAR bersama petugas kepolisian dan relawan bekerja keras untuk menyingkap logam
penyok dan mengeluarkan tubuh Suhaili dari posisi terjepitnya.
Sekitar pukul 16.25 WIB, akhirnya tubuh korban berhasil dievakuasi. Namun sayangnya, nyawa Suhaili tidak tertolong dan
dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka yang sangat serius. Korban kemudian dibawa ke RSUD Blambangan
Banyuwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses administrasi selanjutnya oleh keluarga.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di Jalan Raya Kabat sempat terhenti total. Bodi kendaraan yang melintang di badan jalan
menyebabkan kemacetan panjang di kedua arah. Petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Banyuwangi bersama tim gabungan
berusaha mengevakuasi kendaraan yang terlibat serta membersihkan lokasi kecelakaan agar jalan dapat dilintasi kembali oleh
pengguna jalan lain.
Setelah hampir dua jam proses PREDIKSI BOLA JITU evakuasi yang penuh ketelitian, arus lalu lintas akhirnya dapat pulih dan kemacetan mulai terurai.
Meski demikian, insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat akan pentingnya
keselamatan berkendara, terutama di jalur yang dilintasi truk berat.
Kejadian tragis tersebut juga menjadi momentum bagi pihak berwajib untuk terus meningkatkan edukasi keselamatan berkendara,
pengawasan kendaraan besar, serta kesiapsiagaan seluruh petugas darurat agar respons terhadap kecelakaan serupa dapat dilakukan l
ebih cepat di masa depan.