You are currently viewing Basarnas Jelaskan Makna 13 Ribu Langkah Kopilot ATR

Basarnas Jelaskan Makna 13 Ribu Langkah Kopilot ATR

Basarnas, Teka teki yang di dapatkan dari rekaman data langkah kaki yang ada pada smartwatch yang dimiliki dari kopilot dalam pesawat

dari ATR 42-500,bernama Farhan Gunawan, akhirnya itu bisa terjawab. Menurut dari Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi’i,

langkah yang di dapatkan dari kaki yang juga sempat juga terekam itu sebenarnya adalah data dari beberapa bulan yang lalu

bukan pada saat setelah dari pesawat tersebut jatuh.

Terkait itu juga dengan adanya dalam pergerakan yang juga kita dapatkan datang dari sebuah smartphone,

kita juga akhirnya juga telah untuk dibantu oleh para pihak dari Kepolisian yang berada di Polda Sulawesi Selatan. Dan juga pada

saat ini juga yang bersangkutan (pihak dari pihak keluarga korban) saat ini sudah juga untuk dimintai dalam keterangan mereka,

ucap dari Syafi’i yang juga berada pada Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip pada hari Rabu 21-1-26.

Menurut kata dari Syafi’i,yang juga berada dari rekaman yang juga saat ini telah menjadi jejak langkah itu pada saat ini juga

terjadi memang pada saat korban ini masih berada di kota Jogja dan juga ada beberapa temuan itu sendiri sudah dijelaskan juga.

Setelah itu juga pada akhirnya juga dapat untuk segera dibuka, bahwa itu memang ternyata dalam pada rekaman itu bsia didapatkan

beberapa bulan yang lalu pada waktu korban masih berada di Jogja. Dan itu juga sudah diclearkan tadi pagi,” katanya.

Menurut dari Syafi’i, pihak keluarga Farhan yang juga telah menerima dalam penjelasan tersebut.

Dari pihak keluarga Tuna55 juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan dari keluarga, makanya itu pada broadcas.

Sebelumnya juga, keluarga dari kopilot Farhan sendiri juga menyebutkan bahwa smartwatch yang ada pada milik korban ini telah

mencatat sebnayak 13.647 langkah, pasca dalam pesawat ATR 42-500 kecelakaan yang ada pada Gunung Bulusaraung,

Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Leave a Reply