
Pertandingan panas tersaji saat Arema FC menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia. Duel yang berlangsung ketat ini berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk keunggulan tuan rumah, namun sorotan utama justru tertuju pada keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang dua kali menganulir gol Persijap.
Babak Pertama: Permainan Ketat Sejak Awal Arema
Dari sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim ini langsung bermain dengan intensitas tinggi. Arema FC tampil agresif dengan penguasaan bola yang cukup dominan, memanfaatkan dukungan penuh Aremania di stadion. Sementara itu, Persijap Jepara yang dijuluki Laskar Kalinyamat bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat.
Peluang demi peluang tercipta, namun penyelesaian akhir dari kedua tim masih belum maksimal. Arema beberapa kali mengancam lewat sisi sayap, sedangkan Persijap tampil berani menekan lini tengah untuk memutus alur permainan tuan rumah.
Babak Kedua: Drama VAR Mengubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Persijap sempat bersorak setelah bola bersarang di gawang Arema, namun kegembiraan itu tak bertahan lama. Setelah wasit meninjau VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside yang sangat tipis.
Tak lama berselang, Persijap kembali mencetak gol melalui skema bola mati. Lagi-lagi VAR menjadi penghalang. Kali ini, pelanggaran dalam proses terjadinya gol membuat wasit memutuskan untuk membatalkan gol kedua Laskar Kalinyamat. Dua keputusan VAR ini jelas memukul mental para pemain Persijap yang sebenarnya tampil cukup efektif.
Gol Tunggal Arema FC Penentu Kemenangan
Di tengah tekanan dan kontroversi, Arema FC akhirnya mampu memanfaatkan peluang emas. Sebuah serangan cepat berhasil menembus pertahanan Persijap dan berujung gol tunggal yang sah tanpa perlu tinjauan VAR. Gol tersebut menjadi salah satunya pembeda dalam laga ini.
Setelah unggul 1-0, Tuna55 bermain lebih tenang dan fokus menjaga keunggulan. Persijap mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, namun rapatnya pertahanan Singo Edan membuat skor tak berubah hingga akhir laga.
Evaluasi dan Dampak Hasil Pertandingan
Kekalahan ini tentu menyisakan kekecewaan bagi Persijap Jepara. Dua gol yang dianulir VAR menjadi bahan evaluasi serius, baik dari sisi taktik maupun disiplin pemain. Meski kalah, performa Persijap menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dan memberi perlawanan sengit.
Bagi Arema FC, kemenangan tipis ini sangat berarti untuk menjaga posisi di klasemen dan meningkatkan kepercayaan diri tim. Namun, laga ini juga menjadi pengingat bahwa konsistensi permainan masih perlu ditingkatkan.
Pertandingan Arema vs Persijap pun tercatat sebagai salah satu laga paling dramatis musim ini, di mana VAR memainkan peran krusial dalam menentukan hasil akhir. Jika kamu mau, aku bisa bantu versi SEO, judul alternatif, atau gaya berita media online juga.