You are currently viewing AC Milan Dinilai Sangat Sulit Kejar Inter dalam Perburuan Scudetto, Apa Penyebabnya?

AC Milan Dinilai Sangat Sulit Kejar Inter dalam Perburuan Scudetto, Apa Penyebabnya?

Persaingan perebutan gelar Scudetto musim ini semakin mengerucut, namun posisi AC Milan dinilai semakin berat untuk mengejar rival sekota mereka, Inter Milan. Meski musim belum sepenuhnya berakhir, jarak poin dan konsistensi performa membuat banyak pengamat menilai Rossoneri berada dalam posisi yang tidak ideal. Lantas, apa saja faktor yang menyebabkan AC Milan sulit menyalip Inter dalam perburuan gelar juara?

AC Milan Perbedaan Konsistensi Performa

Salah satu faktor utama adalah konsistensi. Inter tampil lebih stabil sepanjang musim, baik saat menghadapi tim papan atas maupun lawan yang secara kualitas berada di bawah. Mereka mampu menjaga ritme permainan dan jarang kehilangan poin di laga-laga krusial.

Sebaliknya, AC Milan masih kerap tampil inkonsisten. Dalam beberapa pertandingan penting, mereka justru gagal meraih kemenangan meski menguasai jalannya laga. Kehilangan poin di momen seperti ini membuat jarak dengan Inter semakin melebar dan sulit dikejar, terutama ketika kompetisi memasuki fase akhir musim.

Kedalaman Skuad yang Berbeda

Faktor berikutnya adalah kedalaman skuad. Inter dinilai memiliki lapisan pemain yang lebih merata di setiap lini. Ketika pemain inti absen karena cedera atau rotasi, kualitas permainan tidak mengalami penurunan signifikan.

AC Milan, di sisi lain, masih cukup bergantung pada beberapa pemain kunci. Ketika terjadi cedera atau akumulasi kelelahan, performa tim ikut terdampak. Situasi ini membuat Milan kesulitan menjaga level permainan yang konsisten dari pekan ke pekan, terutama saat jadwal pertandingan semakin padat.

Efektivitas Lini Serang

Dalam urusan mencetak gol, Inter juga unggul dalam hal efektivitas. Mereka tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol, terutama melalui skema serangan balik dan bola mati yang terorganisir dengan baik.

AC Milan sebenarnya mampu menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir kerap menjadi masalah. Beberapa laga berakhir imbang atau kalah tipis karena kegagalan memaksimalkan peluang emas. Dalam perburuan gelar, selisih satu atau dua gol bisa sangat menentukan.

Tekanan Mental di Fase Krusial

Tekanan mental juga memainkan peran besar. Sebagai tim yang berada di posisi puncak, Inter cenderung tampil lebih tenang dan percaya diri. Mereka terbiasa menghadapi tekanan dan mampu mengelola ekspektasi dengan baik.

Sementara itu, AC Milan sering terlihat terburu-buru saat berada dalam situasi harus menang. Tekanan untuk mengejar poin membuat permainan kurang sabar, sehingga mudah kehilangan fokus, terutama di menit-menit akhir pertandingan Tuna55.

Jadwal dan Faktor Non-Teknis

Selain faktor teknis, jadwal pertandingan juga berpengaruh. Inter dinilai lebih diuntungkan dengan jadwal yang relatif seimbang, sedangkan AC Milan harus menghadapi beberapa laga berat secara beruntun. Hal ini berdampak pada kebugaran pemain dan strategi rotasi yang terbatas.

Dengan kombinasi konsistensi Inter, kedalaman skuad yang lebih baik, efektivitas serangan, serta pengelolaan tekanan yang matang, AC Milan memang dinilai sulit mengejar rivalnya dalam perburuan Scudetto. Meski peluang secara matematis masih terbuka, Milan membutuhkan rangkaian kemenangan sempurna dan berharap Inter terpeleset—sebuah skenario yang tidak mudah terjadi di kompetisi seketat Serie A.

Leave a Reply