IHSG Diprediksi Menguat, Fundamental Ekonomi Jadi Kunci Menurut Menkeu Purbaya – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
menyatakan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat dan keluar dari zona merah
pada pembukaan perdagangan Senin. Ia menilai kondisi pasar saham Indonesia masih ditopang oleh fundamental ekonomi yang kokoh.
Purbaya menegaskan bahwa tekanan yang sempat terjadi di pasar keuangan bersifat sementara dan tidak mencerminkan kondisi ekonomi
secara keseluruhan. Menurutnya, volatilitas tersebut lebih dipicu oleh dinamika internal di bursa.
Dampak Pergantian Manajemen Bursa
Tekanan pasar belakangan ini muncul setelah pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).
Meski begitu, Purbaya menilai situasi tersebut tidak akan berlarut karena mekanisme tata kelola di BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
memungkinkan proses transisi berjalan cepat dan terukur.
Dengan sistem yang sudah berjalan, operasional pasar modal diyakini tetap stabil tanpa gangguan berarti.
Seiring meredanya ketidakpastian, perhatian pelaku pasar diperkirakan kembali tertuju pada kinerja ekonomi nasional.
Fundamental Ekonomi Dinilai Masih Kuat
Purbaya menilai bahwa setelah sentimen jangka pendek mereda, pasar akan kembali menilai kekuatan fundamental Indonesia
yang dinilainya terus membaik. Ia bahkan optimistis pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini dapat didorong mendekati level 6 persen.
Menurutnya, pergerakan IHSG merupakan bagian dari siklus bisnis yang wajar, di mana setelah tekanan biasanya muncul
peluang penguatan. Dengan fondasi ekonomi yang solid dan respons cepat dari otoritas pasar Tuna55, risiko koreksi dinilai relatif kecil
dan pasar memiliki modal kuat untuk tumbuh lebih agresif ke depan.