You are currently viewing Ahli Ekonomi, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 2,9 Juta per Gram

Ahli Ekonomi, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 2,9 Juta per Gram

Ahli Ekonomi, Mata Uang dan juga Komoditas yang bernama Ibrahim Assuaibi juga turut dalam menyampaikan bahwa untuk harga emas

yang ada di dunia kembali lagi telah mencetak dalam rekor yang tertinggi. Pada saat penutupan dalam perdagangan hari Sabtu pagi,

untuk harga emas yang ada di dunia saat ini telah berada pada level USD 4.985 per troy ounce,

yang juga bisa dikatakan menjadi level paling tinggi dalam beberapa bulan yang terakhir pada pasar global.

Kenaikan di harga emas pada dunia ini juga tersebut turut juga diikuti oleh dari harga logam mulia yang berada pada negeri kita.

Saat ini juga, harga dari logam mulia saat ini telah dipatok pada kisaran Rp 2.887.000 per gramnya, dan juga mencerminkan

bahwa tingginya dari para minat investor saat ini terhadap aset seperti safe haven yang ada di tengah dalam ketidakpastian secara global.

Ibrahim sendiri juga menjelaskan bahwa dalam tren seperti kenaikan harga emas dalam seminggu ke depan itu nantinya akan terus

bergerak secara dinamis, dengan adanya potensi fluktuasi yang juga bisa dikatakan cukup tinggi. Pergerakan itu juga akan

sangatlah juga dipengaruhi dari berbagai macam sentimen secara eksternal, baik itu dari sisi seperti geopolitik maupun juga secara ekonomi global.

Apa sih yang bisa membuat dalam pergerakan harga emas yang ada di dunia dan juga logam mulia terjadi bergejolak dan menjadi perhatian,

yang pertama itu ialah adanya dengan permasalahan dari segi geopolitik. Yang kedua itu , tentang adanya dari masalah terhadapa

dalam perang dagang. Yang ketiga itu pastinya juga tentang adanya perpolitikan yang ada di Amerika, dan juga yang keempat itu adalah banyaknya supply daripada demand, ungkapnya.

Dalam skenario seperti pelemahan, Ibrahim Assuaibi sendiri juga memproyeksikan bahwa harga emas dunia juga bisa berpotensi turun ke

arah level USD 4.960. Jika nanti level ini telah ditembus, maka ada harga logam mulia yang juga dalam negeri nantinya juga akan

diperkirakan terus ikut juga terkoreksi pada kisaran di harga Rp 2.852.000 per gram.

Lebih lanjut, seperti tekanan menjual yang juga nantinya itu nantinya akan berlanjut ini juga dapat juga dalam membawa harga emas

dunia itu untuk bisa menuju ke level support yang kedua pada sekitaran USD 4.904 hingga pada akhir pekan.

Dan juga pada kondisi tersebut, harga logam mulia diperkirakan juga dapatlah turun lagi lebih dalam hingga dengan Rp 2.752.000 per gramnya.

Kemudian juga kalau seandainya itu turun lagi dan di support kedua itu sampai pada hari Sabtu di USD 4.904,

logam mulianya nanti akan di Rp 2.752.000. Ini jika seandainya turun ya,” ucapnya.

Sebaliknya, jika dlam harga emas dunia kembali lagi menguat, Ibrahim juga memperkirakan nanti pada awal pekan harga emas juga

berpotensi menembus ke level USD 5.020. Apabila nanti level ini telah tercapai, maka dari harga logam mulia juga

nantinya diperkirakan akan naik ke kisaran Rp 2.992.000 per gram, atau bisa di katakan meningkat sekitar hingga Rp 35.000.

Kenaikan dari lanjutan bahkan juga berpeluang dalam membawa harga emas dunia itu juga menuju ke level resistensi yang kedua pada USD 5.100

hingga pada akhir pekan. Pada skenario yang ini, harga Tuna55 nantinya juga diperkirakan akan mencapai hingga

Rp 3.092.000 per gram, meskipun dinilai masih belum dapat menyentuh pada level psikologis yaitu Rp 3.100.000.

Leave a Reply